Kamis, 10 April 2014

My True Love



PART 5
Tittle               : My True Love
Author            : Netraning tyas / Kim thyas
Genre              : Romance and family
Cast                 : Kim myungsoo, Bae suzy, Choi minho, Choi sulli
Annyong aku kembali lagi  selamat membaca ya, Eitttsss jangan lupa RCL nya okokok
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
                                                                  
Author POV
L kemudian mengemudi kearah taman bunga yang ada di dekat pantai,sesampainya di sana ia mencari pohon besar yang rindang. Dan akhirnya L menemukan pohon itu kemudian ia berjalan ke arah itu.

Bae Suzy POV
“Oppa mian,,,mianata chonmal mianata oppa.. hiks hiks hiks aku tak bermaksud selingkuh oppa” suzy menangis sendirian di bawah pohon besar sambil memegang cincin pemberian pangeran hatinya
“oppa kenapa kau tak datang ? kenapa kau pergi tanpa memberi kabar pada ku mana janji mu oppa? Mana ? aku menunggu mu di sini dan kau tak pernah datang menemuiku” tangisan suzy semakin pecah dan menangis terus hingga ia tertidur dengan lelapnya.

Kim myungsoo POV
“aku yakin dia pasti di pohon itu karena setiap dia sedih pasti di akan datang ke pohon besar dan duduk di sana hingga tenang. Dasar yeogja pabo.”
Dan benar saja sesampai ku di pohon itu aku melihat suzy sedang tidur dengan lelap.
“dasar  namja pabo bisa bisa nya kau tidur di tempat seperti ini.” Ucap ku sambil tersenyum senyum dengan penuh kasih sayang
Kemudian aku menggendongnya dengan hati hati kedalam mobil kemudian aku bergegas ke hotel. Sessampainya di hotel aku menggendongnya ke kamar kami. Ya kamar kami karena sekarang aku dan suzy sudah menjadi suami istri. Lalu aku menidurkan istriku yang cantik ini di tempat tidur dan melepaskan gaun pengantinnya (tenang masih di tutupi selimut kok). Setelah aku melepaskan gaunnya aku segera mandi dan kembali tidur di samping istri ku.

KEESOKAN PAGINYA pukul 09.00
Kim myungsoo POV
“aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa” teriak  suzy mengagetkan ku
Dengan berat hati aku bangun dan membuka mata ku melihat apa yang terjadi pada istriku namun belum sadar sepenuhnya aku mendengar tangisan suzy.
“hiks hiks hiks”
Dengan sekejap aku sadar 1000% dan melihat apa yang sebenarnya terjadi pada suzy. Ia menangis sambil menutupi tubuhnya dengan selimut. Lalu ia memukuli ku dengan sebelah tangannya aku mulai sadar apa yang membuatnya menangis dan memukuli ku. Binggo karena ia kira aku telah melakukan hal ITU padanya karena ia tak mengenakan sehelai benang pun dan aku pun tak menggunakan sehelaipun. Dengan sekejap aku memegang tangannya dan menghentikan pukulannya. Suzy berusaha melepaskan genggaman ku dan berlari ke arah kamar mandi.(tentu saja dengan selimut. Sedangkan aku hanya menggunakan boxer ku saja.

Bae  Suzy POV
Sinar matahari mengenai mata ku dan aku membuka mata ku pelan pelan,setelah aku sadar aku aku melihat sekitar “ini bukan kamar ku “ lalu aku duduk dan aku mendapati tangan seseorang tengah memeluk ku. Spontan aku menoleh dan seorang namja telah tidur di sampaing ku dengan telanjang dada. Aku berteriak dan menangis. Lalu namja yang tidur tadi kini telah bangun dan aku segera memukuli namja itu.(ya dia yang kemarin baru saja menjad suami ku.) lalu ia segera menghetikan gerakan tanagn ku dan aku berusaha melepaskannya aku menangis dan berlari ke kamar mandi. Di dalam akmar mandi aku menangis sekuat kuatnya saat aku ingin menyentuh cincin pemberian myungsoo oppa yang aku jadikan bandul kalung ku aku tak bisa menemukannya di leher ku. Lalu aku segera keluar dan mencari namja yang tadi ttidur di sebelah ku aku tau dialah yang mengambil kalung ku. Karena aku tak bisa menemukannya di kamar aku segera membersihkaan diri dan mengenakan pakaian yang rapi lalu aku keluar mencari namja itu.

Kim myungsoo POV
Aku segera berdiri dan mengenakan pakaian ku lalu aku keluar kamar menuju kamar minho.
Tok tok tok
“.....”
L menerobos masuk setelah minho membuka kamarnya
“ya ya ya kau..” teriak minho sambil menutup pintu dan mengikuti L
“Ya kau kenapa di sini pagi pagi begini? Mana suzy?”
“.....”
“ya KIM MYUNGSOO?” teriak minho kesal
“dia di kamar. Aku ingin numpang mandi karena suzy sepertinya sedang marah pada ku.”
“memang apa yang kau perbuat hingga ia marah seperti itu ha?”
“.......” aku tak menjawab hanya berjalan menuju kamar mandi
BEBERAPA SAAT SETELAH ITU
“L?”  ucap sulli kaget
“......”
“dia tadi datang dan menumpang mandi di sini karena dia sedang bertengkar dengan suzy”jelas minho pada sulli
“uwaaappaaa? Kenapa bisa? Apa yang ka perbuat ha?” tanay sulli kesal
“aku tak tau.”
“kau bilang kau tak tau ha?”
“emmm”
“dasar namja pabo...” ucap sulli sambil memukul ku
“Dengar aku hanya membuka gaun suzy karena dia ketiduran semalam di bawah pohon dan aku pun tidur tanpa menegnakan pakaian apa itu salah ha?”
“..........” minsull terdiam 1000 bahasa dan salah tingkah
“kenapa kalian malah diam?”
“m..mo...molla...” ucap minho malu malu
“ya keluar sana cari suzy dan jelaskan ini padanya ! katakan kau itu namja yang ia tunggu tahu !” perintah sulli
“.......”
Aku segera keluar dan berjalan menyusuri taman

Bae Suzy POV
Aku benar benar lelah mengelilingi hotel ini dan aku tak menemukan namja mesum itu di mana mana dan aku segera beristirahat di taman. “dasar namja mesum ke mana dia aku lelah mencarinya.” Aku tertidur saat itu di sebuah bangku di tengah taman

Author POV
Saat L berjalan menyusuri taman ia melihat istrinya sedang tertidur di bangku taman lalu ia mendekatinya dan duduk di samping suzy. L mengambil kalung yang ada di kantongnya dan mengalunginya kembali di leher suzy lalu ia meletakkan kepala suzy di bahunya.

“emmmhhh” lenguh susy saat ia bangun dari tidurnya
”kau sudah bangun?”
“k..kau?? ya mana kalung ku ?” tanay suzy kesal pada L
“bisakah kau tak berteriak saat  di dekat ku? Dulu kau sangat lembut ?”
“aku tak peduli mana kalung ku?”
“lihatlah sendiri di lehermu !”
“ah cincin ku” ucap suzy lega saat melihat cincin itu kembali
“apakah cincin itu sangat berharga bagi mu ha?”
“dengar ya cincin ini benda paling berharga yang aku miliki tahu” ucap suzy sambil menggenggam cincin itu
“memang itu dari siapa ha?”
“dengar ya cincin ini pemberian orang yang paling aku cintai dia sangat baik dan tampan kau tahu itu ?”
“tapi aku juga tampan tahu”
“kau tampan tapi aku tak mencintai mu dan kau tidak sebaik orang itu”
“......” tanpa berkata apa apa L segera menarik kalung yang melingkar di leher suzy dan membuangnya ke danau tepat yang berada di depannya
“YA KAU ? KENAPA KAU BUANG CINCIN KU?” teriak suzy kesal
“kau kira aku tak sakit hati saat istri ku menceritakan namja lain di hadapannya ?”
“DASAR NAMJA PABO PABO PABO..” teriak suzy sambil berlari kearah danu dan mencari cincin itu tanpa peduli banyak mata yang melihat dan dengan udara yag sangat dingin
“ya kau gila? Mencari benda itu tak ada gunanya tahu” ucap L masa bodoh
“.......”
“ya..”
“aku tak akan keluar sebelum aku mendapatkan cincin ku kembali.”
“terserah kau saja”

Author POV
L  sengaja membiarkan suzy mencari cincin itu sendiri di dalam kolam dengan suhu yag sangat dingin. Berjam jam telah beralu dan hari mulai pagi. L berfikir jika suzy mungkin telah pergi karena menyerah tidak dapat menemukan cincin itu. Kemudian L yang telah rapi segera menuju ke ruang makan di sana telah ada minho.

“L.....L..... hosh hosh hosh” teriak sulli kelelaha
“sulli ada apa kenapa kau berlari seperti itu ha?” tanya minho khawatir sambil memberikan sulli minum
“i...it..itu suzy..suzy..”
“suzy? Suzy kenapa ha?” tanya L mulai khawatir
“suzy suzy ada di kolam di taman”
Seperti tersambar petir di siang bolong. L segera berlari ke arah danau, dan benar saja suzy masih berada di sana.
“ya pabo kenapa kau masih di sini ha?” teriak L
“kau kira aku akan pergi begitu saja tanpa cincin itu ha?” ucap suzy sambil bergetar kedinginan
L yang melihat suzy gemetar segera membungkus tubuh suzy dengan switernya.
“sekarang ayo kita naik dan bersihkan diri mu!” perintah L
Namun suzy tak mau mendengar apa yang di katakan L dia malah pergi mencari cincin itu sambil mengobok obok air kolam. L yang melihatnay tak tahan dan menarik tangan suzy namun suzy malah terjatuh dalam pelukan L dan tak sadarkan diri. L mulai khawatir dan segera menggendong suzy ke kamarnya. Di depan pintu kamar berdiri minsull dan L pun menyuruh mereka untuk membuka pintu kamar. “ ya kalian tunggulan di luar aku akan mengurus istri ku dulu”. Sesampainya di kamar L membersihkan tubuh istrinya dan menggantikan bajunya setelah selesai ia mempersilahkan minsull untuk masuk ke dalam kamar.
“suzy kenapa kau malah jadi begini sih ha?” tanay sulli khawatir
“ya cagia tenanglah mungkin suzy sangat kelelahan. Sebaiknya kita biarkan dia istirahat dan percayakan ini pada suaminya!” bujuk minho
“emm oppa”
“khaja!”
“emm L Jagalah istrimu jangan kau biarkan dia seperti itu.!”
“emmm”
Minsull telah keluar dan L pun segera naik ke ranjang dang tidur si samping suzy. Ia memberikan suzy selimut yang hangat dan memeluknya agar istrinya merasa lebih hangat. Tak lama keduanya tertidur dalam posisi saling memeluk satu sama lain.
Jam menunjukkan pukul 18.45
L terbangun dari tidurnya dan masih melihat suzy dalam pelukannya. Ia tersenyum sambil memperbaiki posisi nya dan sang istri agar lebih nyaman. Setelah itu ia memandangi wajah sang istri yang sedang tertidur dengan lelapnya dan emncium sang istri tepat di bibirnya. Karena ulahnya suzy terbangun dari tidurnya.
“ya apa yang terjadi dan apa yang kau lakukan ha?” tanya suzy parau
“aku? Aku hanya memeluk mu karena kau sedang tidur.”
“apa ?kau beraninya memeluk ku “ suzy mulai terlihat sedih dan matanya mulai berkaca kaca
“ya berhentilah menangis suzya aku lelah melihat mu menangis dan aku juga sedih kau tahu itu?” ucap L sangat parau melihat sang  istri yang sangat ia cintai menangis
“hiks hiks hiks” tangisan suzy semakin membahana
“ya berhentilah menangis aku akan memberikan ini pada mu jika kau berhenti menangis!” ucap L sambil menyodorkan kalung yang bergantung cincin kecil di sana.
Suzy yang melihatnya segera mengambil cincin itu dan menggenggamnya erat erat.
“bagaimana cincin ini bisa ada pada mu bukan kah kau telah membuangnya di kolam ha?” tanya suzy
“mana mungkin aku tega membuangnya. Bukan kah itu barang berharga milik mu?”

------------------------------------------------------------TBC--------------------------------------------------------------
Sekian dulu ya cinggu. Mohon komentar dan likenya ya. Satu like dari kalian adalah sebuah harta  yang berharga bagi ku untuk menghidupkan FF ini. Dan komentar kalian menyempurnakan cerita ku ini. Tar aku balik lagi setelah UN ku ya cingu.