Sabtu, 31 Mei 2014

My Truel Love



PART 6
Tittle               : My True Love
Author            : Netraning tyas / Kim thyas
Genre              : Romance and family
Cast                 : Kim myungsoo, Bae suzy, Choi minho, Choi sulli
Annyong aku kembali lagi J selamat membaca ya J Eitttsss jangan lupa RCL nya okokok
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kim myungsoo POV
Aku mengambil paksa cincin yang bertengger di kalung suzy dan membuangnya di danau. Tapi sebenarnya aku tak membuangnya aku hanya menyembunyikannya di dalam tangan ku lalu aku pergi meninggalkan istri ku di danau yang sambil mencari cincin itu.

“kau? Gomawo” ucap suzy tersenyum
L  kemudian memeluk suzy. Suzy terlihat kaget dan berusaha melepaskan pelukannya namun L menahannya “ kumohon sekali ini saja aku ingin memeluk istri ku”. Suzy terbelalak kaget mendengar ucapan L dan ia membiarkannya tetap memeluknya. Beberapa menit telah berlalu L melepaskan pelukannya dan ia mulai menatap mata suzy dengan tajam
“a...ada apa ? kenapa kau menatap ku seperti itu?”
“kau masih cantik seperti dulu. Cantik seperti putri “
“.......” suzy bingung dengan ucapan L namun otaknya kembali berputar ke waktu dimana ia bertengkar dengan pria ini.

Bae suzy POV
FLASHBACK
“k..kau?? ya mana kalung ku ?” tanya suzy kesal pada L
“bisakah kau tak berteriak saat  di dekat ku? Dulu kau sangat lembut ?”
FLASHBACK FINISH

Kalimat itu terus berputar di otaknya. Dan sekarang iya juga bilang “kau masih cantik seperti dulu. Cantik seperti putri “. “Sebenarnya siapa namja ini kenapa ia mengucapkan kalimat kalimat yang membuat ku bingung?” tanya suzy dalam hati.

“ehemmm..” L bedehem
“aa... ada apa?”
“apa kau melamun? Atau melihat wajah ku yang tampan ini?”
“kau PD sekali. Huh “ suzy membuang mukanya
L kemudian menyentuh dagu suzy dan mengarahkan pada nya “aku kan sudah bilang aku ingin melihat wajah mu jadi kau jangan melihat kearah lain”
“memang kau siapa huh?”
“aku ? tentu saja aku suami mu”
“kauuuu...”
L kemudian menyentuh tangan suzy dan menatap tajam mata suzy
“suzy apa kau tak mengingat ku?”
“mwo?”
“apa kau tak mengingat ku?”
“apa maksud mu ?”
“lihatlah wajah ku baik baik!”
“............”
“apa kau sudah mengingat ku ?”
“kau gila kita ini baru bertemu beberapa bulan dan kau menyuruh ku mengingat mu? Tentu saja aku ingat dasar pabo”
“jadi kau tak mengingat ku ya? Hanya nama ku saja yang kau ingat tapi wajah ku sama sekali tak kau ingat?” L terlihat sangat sedih dan mulai menidurkan dirinya di kasur sambil membelakangi suzy
“........” suzy terdiam dan mengikuti L ke alam mimpinya
KEESOKAN PAGINYA
Bae Suzy POV
Mata ku mulai mengerjab ngerjab karena matahari yang menembus ke kamar ku. Aku mendengar seseorang berbicara dan menyentuh kening ku. Lalu aku berusaha untuk sadar dan saat sadar aku melihat wajah suamiku dengan dekatnya dan dengan bertelanjang dada sepertinya dia baru selesai mandi karena rambutnya masih basah “Tampan”. Itulah kalimat yang keluar dari mulut ku tanpa aku sadari.
“mwo?” tanya L
“.....”
“kau bilang aku tampan ?”
“.....”
“hehehe bangun lah ini sudah siang kita harus segera kembali ke seoul !”
“...”
L segera pergi dari ranjang dan bersiap siap, tapi aku masih terbengong melihat apa yang ada di hadapan ku tadi.
Beberapa detik kemudian aku sadar dan berlari ke kamar mandi. Saat aku selesai mandi aku tak melihat L di kamar ini dan bahkan aku tak melihat ada koperku di ruanagn ini hanya pakaian yang akan aku kenakan saja yang tersedia di atas tempat tidur. Lalu aku segera memakai pakaian ku dan turun mencari minsull dan L.
“suzy kenapa lama sekali ayo kita berangkat kita sudah terlambat” teriak sulli
“ya suzy palli!” teriak minho
“Aku tak melihat L di sana kemana dia?” tanya ku bingung
“ya suzy palli kita ke bandara !”
“ya bisakah kalian cepat aku sudah bosan di sini.!” Teriak L
“....” suzy terkaget mendengar suara L, karna sedari tadi ternyata ia ada di bangku pengemudi.
Sesampainya di bandara inceon myungzy dan minsull memisahkan diri. Myungsy segera menaiki mobil pribadi utusan orang tua L dan segera menuju rumahnya. Sesampainya di rumah ia mendapat sambutan dari orang tua dan mertuanya.
“ya kalian akhirnya pulang juga “ sambut Ny. Kim di rumahnya(ya myungzy akan tinggal di rumah ini)
“eomma aku lelah bisakah aku tidur dulu ?” ucap L
“emmm dasar anak nakal tidur sana !”
“ya suzy apa kalian berhasil membuatkan kami cucu?” tanya ibu suzy
“aaaa?”
“kenapa ? berhasilkan ?”
“aku tidak tau bu bisakah kalian bertanya nanti setelah aku istirahat ?”
“ya baiklah pergi sana!”
Dasar L pabo ternyata ia tau kalau mereka akan menanyakan hal ini makanya ia bilang jika ia akan beristirahat duluan dasar namja pabo pabo pabo. Sesampai ku di kamar aku melihat L sedang duduk di kasur berukuran king zize sambil membaca komik.
“ya kau sengaja membiarkan ku menangani pertanyaan mereka itu kan?”
“...”
“ya L? Jawab aku !”
“....”
“yaa...” teriak suzy sambil menaiki tempat tidur itu dan mendekati L
“emmm. Itu karena aku malas menjawab pertanyaan mereka”
“apa lalu kau membuat ku yang menjawabnya?”
“tentu”
“whe?”
“karena kau yang tak mau melakukan itu dengan ku makanya kau yang harus bertanggung jawab”
“......” suzy merasa malu saat L membahas tentang  ITU di depannya dan mulai salah tingkah
“apa kau hanya akan diam di situ ?” tanya L sambil menutup komiknya dan mematikan lampu
“ya, kau ini seenaknya saja mematikan lampu. Aku belum tidur tau” ucap zuzy kesal
“kalau begitu cepatlah tidur karena aku sangat lelah, perjalanan yang begitu panjang”
“aku tak mau tidur satu ranjang dengan mu tau :P”
“kalau begitu kau tidur di sofa sana ! “ ucap L ketus
“kau ... hiss “ suzy kesal sambil mengambil selimut dan bantal menuju sofa
“....”

AUTHOR POV
Sunyi melanda kamar myungzy. Suzy yang awalnya tenang tenang saja kini mulai ketakutan karena ketenangan dalam kegelapan itu menyelimutinya. Ia tak bisa tidur sama sekali L yang mulai terganggu dengan kebisingan yang dibuat oleh suzy mulai kesal dan beranjak dari tidurnya dan menghampiri suzy. Ia melihat suzy yang bergerak gerak dalam selimut dan melihati itu seperti sebuah atraksi yang sangat menyenangkan menurutnya. Kemudian L segera menggendong suzy tanpa basa basi dan suzy yang kaget pun berteriak secara spontan.
“ya tenanglah ini aku” ucap L sedikit pelan seperti sedang berbisik
“suzy yang mengenal suara itu pun terdiam”
Sesampainya di tempat tidur L menaruh suzy di atas tempat tidur tepat di sebelahnya dan ia pun tidur di sebelah suzy.
“kau beraninya menggendongku ha?” tanya suzy kesal
“tidurlah aku lelah” ucap L parau
“....”

KEESOKAN paginya 11.30
“Aaaaaaaaaaaaaaa” teriak suzy saat melihat jam menunjukan pukul 11.30
“emmmm”
Suzy melihat ke sekeliling dan ia mendapati L sedang memeluknya dan tertidur pulas. Suzy sedikit mengeluarkan semburat merah di pipinya  saat melihat tingkah L seperti anak kecil. Suzy berusaha melepaskan lingkaran tanagn L yang ada di pinggangnya namun sedikit susah karena L memeluknya dengan erat
“ya tuan kim yang terhormat bangunlah karena ini sudah siang!” ucap suzy agak berbisik di telinga L
L yang medengar suara suzy seperti suara angin yang berlalu hingga ia tak mau menghiraukan suara itu
“yyaaa L” teriak suzy membuat L terbangun dengan sekejap
“ya kau ini kenapa ha? Berisik sekali pagi pagi begini?”
“pagi? Pagi katamu ? kau tak melihat jam  ha ? “ ucap suzy kesal sambil menunjuk ke arah jam
“oh sudah siang ya?” ucap L dengan mudahnya sambil tidur kembali
“ya pabo. Irona ! kita bisa di marahi oleh orang tua kita tau”
“mereka tak akan memarahi kita”
“mwo? Waeyo ?”
“karena mereka berfikir kita sedang membuatkan cucu untuk mereka “
“........ mwo ?” suzy yang baru conect segera bangkit dari tempat tidur dan keluar dari kamar. Sedangkan L hanya tersenyum penuh kepuasan

Suzy POV
“Huf huf huf  dasar namja mesum aku tak akan pernah lagi mau sekamar dengannya”
Aku segera mandi dan turun kebawah untuk bertemu dengan orang tua ku dan mertua ku
“anyonghasimnika amma appa eommanim abunim “
“anyong “ ucap mereka serempak
“mana suamimu suzya?” tanya appa ku
“emm sepertinya dia masih ti....”  kalimat ku terputus
“anyong semua : ucap L dengan tidak sopannya dan langsung mengambil roti yang ada di meja makan
“kenapa kalian bangun kesiangan ? apa kalian berusaha lagi ?” tanya appa mertua ku
“sepertinya begitu, mian kami jadi terlambat” ucap L
Aku sama sekali tak meengerti dengan apa yang diucapkan ibu mertuaku dengan suami ku ini
“semoga saja berhasil ya. Agar kami segera melihat malaikat kecil kami” ucap appa dan appa mertua ku
“uhuk uhuk uhuk” aku tersedah setelah menangkap apa yang mereka bicarakan
“YEBO waeyo ? minumlah !” ucap L sok romantis padahal sepertinya ia sedang mengejek ku dan ia memberi ku segalas air. Awalnya aku mersa jantung ku berdetak tak karuan. Setelah aku merasa baikan aku segera beranjak dari kursi ku dan pergi menuju kamar

Kim myung soo POV
Hahahha tawa ku dalam hati seakan puas dengan apa yang ku lakukan pada istrinku itu
AND CAN YOU SMILE NIGA WON HA JANA NIGA BARA JANA (suara Hp berbunyi benar itu Hp ku)
“From : minho
L apa kau mau berlibur ke puncak bulan depan ?

From : L
Emmm boleh

Setelah selesai makan aku berjalan jalan megelilingi kompleks rumah ku

SATU BULAN KEMUDIAN
Author pov
“ya suzy palli !” teriak L
“Emmmmm camkaman !“ ucap suzy sambil membawa koper dari lantai 2
L yang melihat istrinya membawa koper + ransel untuk mendaki hanya menggeleng gelengkan kepala saja
“ya, kau mau mendaki atau pindah rumah ha?”
“tentu saja mendaki tapi aku memerlukan semua ini tahu”
“tinggalkan itu dan ayo kita pergi” ucap L sambil menarik tangan suzy dan meninggalkan koper itu di tangga. Mereka segera berpamitan pada keluarga dan segera bergegas menggunakan mobil.
“ya, kenapa kau meniggalkan koper ku ha?”
“...”
‘yaaaaaa”
“bisakah kau tenang karena aku sedang mengemudi tau”
“....”
Kemudian mereka sampai di tempat yang dijanjikan dan di sana telah menunggu minsull dan sebuah bis besar
“ ya palli kita sudah terlambat “ teriak minho
“emmm” jawab L
Kemudian mereka naik ke atas bis dan meninggalkan mobil mereka di tempat penitipan mobil
“apa kalian tidak ada yang ketinggalan ? “ tanya sulli
“anni” “ne” jawab myungzy bersamaan
“jadi” tanya minsull pun bersamaan
“anni” jawab L tegas smabil menatap mata suzy tajam. Suzy haya terdiam bukan karena takut tapi jantungnya kembali berdetak

6 jam perjalanan yang mereka tempuh dari seoul menuju gunung yang ada di busan akhirnya mereka sampai dan mereka segera menuju ke penginapan dan memesan kamar
“kamar 2” ucap minho
“baik” ucap sang kasir sambil memberi kunci kamar
“ya ayo kita tidur aku sangat lelah” ucap minho
“aku tidur dengan sulli “ ucap suzy
“mwo?” tanya minho
“karena kalian belum menikah jadi kalian dilarang tidur sekamar ara?” ucap suzy sambil berlari setelah mengambil kunci kamarnya

KEESOKAN HARINYA
“apa kalian siap utuk mendaki ?” tanya sulli gembira
“tentuuuu” teriak minho dan suzy
“L apa kau siap?” tanya minho
“emmm”
“khaja” teriak sulli
.
.
.
.
.
.
.
“aku lelah bisakah kita istirahat sebentar ?” keluh para yeogja itu
“ya minhoya kenapa dari tadi kita belum sampai sekarang matahari tepat di atas kepala kita dan kita belum sampai juga?” tanya suzy kesal
“iya oppa kenapa kita belum sampai juga bukannya hanya 2 jam ya seharusnya kita sudah ada di puncak?” tanya sulli
“emm seharusnya tapi entah kenapa kita tak sampai sampai? Padahal aku mengikuti petunjuk dan melihat kompas dengan benar” ucap minho
“kompas?” ucap L spontan
“waeyo?” tanya semanya
“mana kompasnya?” minnta L
“..” MINHO MEMBERIKAN KOMPAS TANPA BANYAK BICARA
“HHHHIIIIISSSTTTTTTTTTT, sudah ku duga “ umpat L
“Waeyo?” tanya semua penasaran
“kompas ini rusak pantas kita salah arah”
“mwo?” semua
“lla..la..lalu bagaimana kita bisa kembali ?” tanya sulli mulai sedih
“...” suzy hanya memeluk kakinya seperti sangat kettakutan L yang melihat suzy seperti itu seperti ada pisau yang menusuk jantungnya
“kita cari jalan keluar secara terpisah dan saat ada di antara kita yang menemukan jalan keluar segera kembali kesini dan memberi tanda ok?” usul L
“B..Baik” jawab minhho
“jadi apa kita akan berpasangan?” tanya minho
“emmm. Aku akan pergi dengan suzy” jawab L
“ok kita berpencar sekarang” ucap minho sambil menggandeng sulli
“apa kau tak mau pergi?” tanya L pada suzy
“emmm” jawab suzy lemas sambil berjalan mendahului L. L yang berjalan cepat pun segera merangkul suzy dari belakang agar suzy merasa sedikit tenang
Matahari semakin menghilang dan tak satupun dari mereka menemukan jalan keluar. Hari semakin larut dan myungzy pun menemukan sebuah gubuk yang tak berpenghuni akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat di sana di tambah langit mulai tak bersahabat
“emm L apa kita akan keluar dari sini dengan selamat?” tanya suzy sendu
“tentu jadi sebaiknya kau beristirahatlah aku segera membuatkan api agar ruangan ini hangat” jawab L menenangkan suzy
“...”
‘...”
“....”
“weyo ? “ tanya L
“Anni” jawab suzy singkat
“gurom tidurlah besok kita akn melakukan perjalanan lagi” perintah L
“Bisakah kau tidur di samping ku?” tanya suzy
“wheyo? Kau takut?” tanya L
“emmmm” jawab suzy sangat pasrah
“araso”
Mereka pun tidur bersama entah setan apa yang merasuki L ia menciumi sang istri dan entah ada apa dengan suzy ia hanya menerima perlakuan dari sang suami. Mereka melakukannya bersama hingga ke tahap yang.....(ya seperti biasa bagian ini saya secret ya araso?)

Keesokan paginya
Kim myung soo
“hiks hiks hiks” aku mendengar suara seseorang menangis dengan sergap aku segera bangun dari tidur dan mendapati suzy sedang menagis di samping ranjang dengan pakaian yang tak lengkap dan hanya tertutupi selembar selimutnya. Aku segera bangun dan mendekati suzy
“ya waeyo?” tanya ku sambil menyentuh kedua bahu suzy
“lepaskan !” teriak suzy sambil melepas paksa tangan ku dari bahunya
“ya waeyo?”
“hiks hiks hiks”
“ya bae suzy degaweire?”
“hiks hiks hiks kau tau apa yang kau lakukan pada ku ? ha? Kau tau?” teriak suzy kesal
“....” tanpa banyak bertanya aku mengerti apa yang dimaksud dengan suzy
“ya kenapa kau diam ha? Kau tau aku hanya akan memberikan harta berharga ku untuk kim myung soo oppa ku ? kau tau ?” teriak suzy kesal
“...” aku sangat kaget saat tau jika ia masih saja mengingat myungsoo walau myungsoo yang diinginkan suzy adalaha aku tetap saja aku merasa bersalah. Aku melihat ada bercak darah di kasur tempat kami tidur semalam. Aku benar benar merasa bersalah

------------------------------------------------------------TBC--------------------------------------------------------------
Sekian dulu ya cinggu. Mohon komentar dan likenya ya. Satu like dari kalian adalah sebuah harta  yang berharga bagi ku untuk menghidupkan FF ini. Dan komentar kalian menyempurnakan cerita ku ini.

My True Love

PART 7
Tittle               : My True Love
Author            : Netraning tyas / Kim thyas
Genre              : Romance and family
Cast                 : Kim myungsoo, Bae suzy, Choi minho, Choi sulli
Annyong aku kembali lagi J selamat membaca ya J Eitttsss jangan lupa RCL nya okokok
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Author POV
Terdengar suara seseorang memanggil nama L dan suzy. Kemudian Myungzy yang telah siap siap entah sejak kapan berlari keluar mencari sumber suara itu. (jelas dengan mata suzy yang masih bengkak dan merah . akhirnya mereka menemukan minsul dan misul pun membawa kabar berita yang baik bahwa mereka akan segera keluar dari hutan itu karena minsull telah menemukan jalan keluarnya. Tanpa ba bi bu mereka ber empat berlari ke arah jalan keluar dan dalam waktu 1 ½ jam saja mereka sudah menemukan jalan keluar dari hutan itu.
“hosh hosh hosh hosh “ suara tarikan nafas keempat manusia itu tak beraturan. Dan di depan mata mereka telah terlihat jalan menuju tempat penginapan mereka. Suzy dan sulli terlihat sangat lelah karena berlarian (maklum mereka kan yeogja).
“ya biskah kita istirahat dulu karena aku sangat lelah ?” tanya suzy ngos ngosan
“ne aku pun nak” jawab sulli dalam logat malaysia
“emm baiklah kita istirahat dulu di sini “ jawab minho sambil mencari tempat untuk duduk duduk
“.....” kesunyian meliputi mereka sampai ada sebuah mopil pick up yang datang
“ ya ya ya ya irona irona pali. Palli irona” teriak L tergesa gesa
“ ya weire ?” tanay suzy kesal
“ada mobil kita bisa menumpang untuk kembali ke penginapan ara?” jawab L sedikit kesal
“mwo cinca?” tanya sulli terbangun kaget
“emmm”  jawab L
“YA... “ teriak minho
“...”
“ya palli ada sebuah mobil mengarah kemari” ucap minho
“ ARASO” jawab myungzy dan sulli serempak dan bergegas menuju arah jalan raya
“stoppppp” teriak 2 orang wanita dan 1 orang pria (kecuali L)
Mobil yang di tahan oleh ketiga manusia ini secara paksa pun akhirnya berhenti tepat di depan mereka dan saat sang supir akan mengatakan sesuatu sulli segera memotongnya dan meminta tolong untuk diantar ke penginapan di depan jalan. Sang supir pun yang tak tau apa apa hanya bisa menancap gas dan segera berjalan menuju penginapan yang di minta oleh para manusia ini
SESAMPAINYA DI PENGINAPAN mereka turun dari mobil dan mengucapkan trimakasih karena telah diantarkan kemudian minsul dan suzy segera berlari kedalam penginapan kecuai L
“emmm weyo ?” tanya sang supir
Tanpa menjawab L hanya mengeluarkan dompet dari kantong celananya dan mengambil beberapa lembar uang dan segera memberikan pada sang supir
“mwo?” tanya sang supir heran
“ini ongkos untuk tumpangannya” jawab L
“o... araso gomawoyo” jawab sang supir sambil mengambil uang dari tangan L
“emm “ jawab L kemudian berjalan kearah penginapan
MINHO,SULLI,SUZY POV
Sesampainya di penginapan kami segera berlari kearah penginapan dan memasuki kamar kami masing masing kemudian melepas seluruh beban yang ada di tubuh kemi dan berbaring sepuasnya.

Suzy POV
Ada apa ini kenapa hati ku sesak sekali ? padahal mataku sangat mengantuk. (Tanya suzy dalam hati.) tiba tiba aku mengingat kejadian semalam rasanya aku sangat marah dan ingin sekali menangis. Sekian lama aku berfikir akhirnya aku tertidur hingga kesokan paginya.

Author POV
Jam menunjukna pukul 09.00 waktunya mereka untuk sarapan. Mereka sarapan di sebuah restoran dekat penginapan makanan yang di sediakan pun makanan tradisional khas korea. Saat semua telah berkumpul di meja makan suzy merasa sangat gelisah begitu juga L tapi L sangat pandai menyembunyikan sikap gelisahnya jadi terlihat tenang.
“suzya gwenchana?” tanya sulli
“oo ? aa ggwen.. gwenchana “ jawab suzy tersendat sambil memaksakan senyumannya
“oommm a..?” tanya sulli belum selesai
“ya kita pulang hari ini aku sudah mencari bis untuk pulang. Kita pergi jam 12.00” potong L
“MWO?” Tanya mereka bertiga serempak
“weyo?” tanya L santai sambil menikmati sarapannya
“ya kita baru mau bersenang senang dan kau malah mau pulang?” tanya minsul
“.....” tak ada jawaban dari L
“ya “ teriak sulli
“jika ingin tinggal maka tinggal lah aku ingin pulang” jawab L dingin
“ ya kenapa kau tega sekali ha?” tanya sulli
“aku bilang jika ingin ikut maka ikutlah jika tidak ya tidak usah. Tapi jika kalian ingin kena masalah lagi ya terserah” jawab L santai
“.....” semua terdiam terutama suzy yang sejak tadi diam saja
“jadi?” taya L
“baiklah kita pulang hari ini” kata L

Jam 12.00
“ Ya palli bis sudah datang” teriak sulli
“emmmm” jawab ketiga manusia itu
Kemudian mereka berempat naik kedalam bis dan segera menuju seoul. Tak ada yang istimewa di dalam bis terutama suzy yang memang hanya diam saja sejak pagi, itu dikarenakan ia masih memikirkan kejadian malam itu.
6 JAM KEMUDIAN DI SEOUL
“akhirnya sampai juga “ ucap minho
“ah bata” jawab sulli girang
“hufft “ ucap L kelihatan lelah
“.....” suzy hanya terdiam sambil berjalan menuju tepat penitipan mobilnya
“ya suzya kenapa kau diam saja sih ?” tanya sulli sambil merangkul bahu suzy
“anni , anni obso” jawab suzy lesuh
“cinca?” tanya sulli meyakinkan
“emmm” jawab suzy singkat
“L apa kau akan langsung pulang?” tanya minho
“emmm “ jawab L
“oh ara” jawab minho
Dalam perjalanan menuju kediaman myungzy tak ada sepatah kata pun yang dikeluarkan oleh myungzy hingga sampai di kamar pun tak ada kata yang terucap. L kemudian membersihkan diri dan suzy sebagai istri yang baik ia membersihkan barang barang bawaan dari wisata dan membersihkan rumah yang ia tiggalkan kemudian ia menyiapkan makan malam untuk sang suami. Kemudian ia pun segera membersihkan diri dan kemudian tidur di ranjang. L yang selesai mandi segera menuju dapur dan mencari makanan yang ada dan menyantapnya kemudian ia menonton televisi.

Suzy POV
“aku lelah sekali “ ucap ku sambil membaringkan tubuhku di tempat tidur. Kemudian aku mendengar suara dering Hp. Dan ternyata itu suara Hp L yang menandakan ada sms, aku kemudian melihat  isi sms itu.
=Good night guys. How are you “KIM MYUNG SOO OPPA” ?=
“Menurut ku sms itu tak penting mungkin dari temannya yang ada di luar negri” grutu suzy
“ apa kim myung soo oppa?  huuh dasar namja mes.. “ ucapan ku terpotong karena ada kalimat yang sepertinya ku lupakan. Kemudiana ku segera membaca kembali sms itu dan benar saja ia menyebut nama kim myung soo di sms itu. Hati ku mulai berdebar debar dan bertaya tanya apa ini sebenarnya,kenapa ? tanpa banyak berfikir aku membuka seluruh isi Hp L dan di sana ada foto cincin yang mirip denagn cincin yang ku gunakan sebagai gantungan kalung. Aku semakin penasaran dan benarkah suaminya itu adalah namja yang ku tunggu selama ini. Setelah melihat seluruhnya aku yakin itu pasti dia. Kemudian tanpa ba bi bu aku berlari mencari sumi ku sambil menangis. Aku melihat suami ku sedang duduk di sofa depan Tv dan aku segera berlari kearahnya dan berhenti tepat di depannya. Mungkin dia merasa bingung dan terlihat khawatir. Aku tak menyangka dia benar benar menepati janjinya namun dengan cara yang salah. Tapi aku senang. Aku semakin menitikan air mata dan itu benar benar membuat suamiku khawatir.
‘ya m..mw..mwoeyo?” tanya L gagap sambil berdiri dan melihat ku dengan jarak yang sanyat dekat. Aku tak sanggup mengatakan apa apa aku hanya bisa menangis dan segera memeluk suamiku. L nampak sangat bingung + khawatir
“ya mwoeyo?” tanya L mengulang
“....”
Dengan paksa L melepaskan ku dari pelukannya dan menatap mata ku tajam seperti minta penjelasan. Tanpa menjawa aku segera mengeluarkan kalung yang bertengger di leher suamiku dan sepertinya itu membuatnya kaget begitu juga dengan ku benar saja gantungan dari kalung itu adalah cincin yang berukiran nama ku.
“k..ka,..kau sudah tau?” tanya l
“emmm aku tahu”
“se..sejak kapan?”
“baru saja setelah aku membaca sms dari teman mu dan melihat seluruh isi Hp mu”
“mwo ? kau beraninya”
“kalau tak begitu aku tak akan pernah tau jika kau adalah kim myung soo namja yang aku cintai dan aku tunggu sejak lama”
“mian”
“emm gwenchana” kemudian aku segera memeluk suami ku
“mian mian mian aku tak bermaksud menyembunyikan identitas ku tapi setiap aku ingin mengucapkan hal yang sebenarnya kau pasti sedang marah pada ku” jawab L sambil memeluk ku.
“anni chonmal gwencana gende mian mianata karena seharusnya aku mendengarkan apa yang ingin kau ucapkan”
Kemudian aku mencium suamiku tepat di bibirnya dan ia pun membalasnya. Kemudian aku merasa jika kaki ku sudah tak menginjak lantai lagi dan benar saja suami ku menggendong ku saat aku menyadarinya aku melepaskan ciuman kami tadi
“whey?” tanya L
“anni gente kenapa kau menggendong ku?” tanya ku
“hehehhe”
“ya kenapa kau tertawa?”
“kau ini benar benar masih pabo ne?”
“mwo?”
“malam ini sebaiknya kita lanjutkan yang terjadi di gunung agar rumah ini menjadi ramai,lagi pula orang tua kita kan juga suda menginginkan cucu?”
“....” aku tertunduk malu dan kami melanjutkan apa yang kami lakukan barusan sambil menuju kamar dan melakukannya bersama dengan di dasari CINTA bukan NAFSU belaka
“suzya saranghaeyo “ ucap L
“emmm ? “
“anni” ucap L sambil kembali mencium ku
Aku berusaha melepaskannya dan “ nado saranghaeyo kim myung soo oppa” kalimat itu akhirnya terucap kembali setelah bertahun tahun lamanya ku pendam. Lalu kami kembali melakukan kegiatan kami yang tertunda.

Author POV
1 bulan kemudian
“cukaeyo Tn. Kim myung soo kau akan menjadi seorang ayah” ucap sang dokter
“mwo? Cinca?” tanya L tak percaya
“emm chonmal cincayo”
L  kemudian berlari menuju tempat sang istri dan kemudian memeluknya
Selama kehamilan suzy, L selalu di repotkan dengan permintaan aneh sang istri namun itu ia lakukan denga ikhlas dan sabar karena kecintaannya terhadap sang istri dan sang calon anak
9 bulan kemudian tepat tanggal 23 feb 2015
“aaaaaaaakkkkkkkkkkkkkk” jeritan seorang wanita yang sedang berusaha demi sebuah terlahirnya kehidupan baru. Berdiri 7 orang yang sedang gelisah di luar menunggu cahaya baru bagi kehidupan mereka dan “oekkk oek oekkkk” terdengar tangisan sang malaikat. Kemudian keluarlah seorang suster sambil menggendong bayi mungil
“Tn. Kim myung soo” ucap sang suster
“ah ne. Otoke ? istriku?”
“dia selamat begitu juga ke 2 bayi anda”
“2 ?” tanya semua orang serempak
“ne seorang namja mungil dan yeogja yang cantik”
“ah cinca?”
“ne”
Beberapa hari kemudian suzy keluar dari rumah sakit dan mereka hidup bersama 2 malaikat mungil yang bernama kim young min (namja) dan kim young mi (yeogja). Ditambah kabar pernikahan minsull yang akan dilaksanakan bulan depan semua orang sepertinya diliputi kebahagiaan yang teramat sangat.
-----------------------------------------------THE AND---------------------------------------------------------
Gomawo cinggu dah mau luangkan waktu buat nge RCL in FF aku. Untuk FF berikutnya  jangan lupa RCL  juga ya J. Sekali lagi GAMSAHABNIDA J