PART 6
Tittle : My True Love
Author : Netraning
tyas / Kim thyas
Genre : Romance and family
Cast : Kim myungsoo, Bae suzy, Choi
minho, Choi sulli
Annyong aku kembali lagi J selamat membaca ya J Eitttsss jangan lupa RCL
nya okokok
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kim myungsoo POV
Aku mengambil paksa cincin yang bertengger di kalung suzy
dan membuangnya di danau. Tapi sebenarnya aku tak membuangnya aku hanya menyembunyikannya
di dalam tangan ku lalu aku pergi meninggalkan istri ku di danau yang sambil
mencari cincin itu.
“kau? Gomawo” ucap suzy tersenyum
L kemudian memeluk
suzy. Suzy terlihat kaget dan berusaha melepaskan pelukannya namun L menahannya
“ kumohon sekali ini saja aku ingin memeluk istri ku”. Suzy terbelalak kaget
mendengar ucapan L dan ia membiarkannya tetap memeluknya. Beberapa menit telah
berlalu L melepaskan pelukannya dan ia mulai menatap mata suzy dengan tajam
“a...ada apa ? kenapa kau menatap ku seperti itu?”
“kau masih cantik seperti dulu. Cantik seperti putri “
“.......” suzy bingung dengan ucapan L namun otaknya
kembali berputar ke waktu dimana ia bertengkar dengan pria ini.
Bae suzy POV
FLASHBACK
“k..kau?? ya mana kalung ku ?” tanya suzy kesal pada L
“bisakah kau tak berteriak saat di dekat ku? Dulu kau sangat lembut ?”
FLASHBACK FINISH
Kalimat itu terus berputar di otaknya. Dan sekarang iya
juga bilang “kau masih cantik seperti dulu. Cantik seperti putri “. “Sebenarnya siapa namja ini kenapa ia
mengucapkan kalimat kalimat yang membuat ku bingung?” tanya suzy dalam
hati.
“ehemmm..” L bedehem
“aa... ada apa?”
“apa kau melamun? Atau melihat wajah ku yang tampan ini?”
“kau PD sekali. Huh “ suzy membuang mukanya
L kemudian menyentuh dagu suzy dan mengarahkan pada nya
“aku kan sudah bilang aku ingin melihat wajah mu jadi kau jangan melihat kearah
lain”
“memang kau siapa huh?”
“aku ? tentu saja aku suami mu”
“kauuuu...”
L kemudian menyentuh tangan suzy dan menatap tajam mata
suzy
“suzy apa kau tak mengingat ku?”
“mwo?”
“apa kau tak mengingat ku?”
“apa maksud mu ?”
“lihatlah wajah ku baik baik!”
“............”
“apa kau sudah mengingat ku ?”
“kau gila kita ini baru bertemu beberapa bulan dan kau
menyuruh ku mengingat mu? Tentu saja aku ingat dasar pabo”
“jadi kau tak mengingat ku ya? Hanya nama ku saja yang
kau ingat tapi wajah ku sama sekali tak kau ingat?” L terlihat sangat sedih dan
mulai menidurkan dirinya di kasur sambil membelakangi suzy
“........” suzy terdiam dan mengikuti L ke alam mimpinya
KEESOKAN PAGINYA
Bae Suzy POV
Mata ku mulai mengerjab ngerjab karena matahari yang
menembus ke kamar ku. Aku mendengar seseorang berbicara dan menyentuh kening
ku. Lalu aku berusaha untuk sadar dan saat sadar aku melihat wajah suamiku dengan
dekatnya dan dengan bertelanjang dada sepertinya dia baru selesai mandi karena
rambutnya masih basah “Tampan”. Itulah kalimat yang keluar dari mulut ku tanpa
aku sadari.
“mwo?” tanya L
“.....”
“kau bilang aku tampan ?”
“.....”
“hehehe bangun lah ini sudah siang kita harus segera
kembali ke seoul !”
“...”
L segera pergi dari ranjang dan bersiap siap, tapi aku
masih terbengong melihat apa yang ada di hadapan ku tadi.
Beberapa detik kemudian aku sadar dan berlari ke kamar
mandi. Saat aku selesai mandi aku tak melihat L di kamar ini dan bahkan aku tak
melihat ada koperku di ruanagn ini hanya pakaian yang akan aku kenakan saja
yang tersedia di atas tempat tidur. Lalu aku segera memakai pakaian ku dan
turun mencari minsull dan L.
“suzy kenapa lama sekali ayo kita berangkat kita sudah
terlambat” teriak sulli
“ya suzy palli!” teriak minho
“Aku tak melihat L di sana kemana dia?” tanya ku bingung
“ya suzy palli kita ke bandara !”
“ya bisakah kalian cepat aku sudah bosan di sini.!”
Teriak L
“....” suzy terkaget mendengar suara L, karna sedari tadi
ternyata ia ada di bangku pengemudi.
Sesampainya di bandara inceon myungzy dan minsull memisahkan
diri. Myungsy segera menaiki mobil pribadi utusan orang tua L dan segera menuju
rumahnya. Sesampainya di rumah ia mendapat sambutan dari orang tua dan
mertuanya.
“ya kalian akhirnya pulang juga “ sambut Ny. Kim di
rumahnya(ya myungzy akan tinggal di rumah ini)
“eomma aku lelah bisakah aku tidur dulu ?” ucap L
“emmm dasar anak nakal tidur sana !”
“ya suzy apa kalian berhasil membuatkan kami cucu?” tanya
ibu suzy
“aaaa?”
“kenapa ? berhasilkan ?”
“aku tidak tau bu bisakah kalian bertanya nanti setelah
aku istirahat ?”
“ya baiklah pergi sana!”
Dasar L pabo ternyata ia tau kalau mereka akan menanyakan
hal ini makanya ia bilang jika ia akan beristirahat duluan dasar namja pabo
pabo pabo. Sesampai ku di kamar aku melihat L sedang duduk di kasur berukuran
king zize sambil membaca komik.
“ya kau sengaja membiarkan ku menangani pertanyaan mereka
itu kan?”
“...”
“ya L? Jawab aku !”
“....”
“yaa...” teriak suzy sambil menaiki tempat tidur itu dan
mendekati L
“emmm. Itu karena aku malas menjawab pertanyaan mereka”
“apa lalu kau membuat ku yang menjawabnya?”
“tentu”
“whe?”
“karena kau yang tak mau melakukan itu dengan ku makanya
kau yang harus bertanggung jawab”
“......” suzy merasa malu saat L membahas tentang ITU di depannya dan mulai salah tingkah
“apa kau hanya akan diam di situ ?” tanya L sambil
menutup komiknya dan mematikan lampu
“ya, kau ini seenaknya saja mematikan lampu. Aku belum
tidur tau” ucap zuzy kesal
“kalau begitu cepatlah tidur karena aku sangat lelah,
perjalanan yang begitu panjang”
“aku tak mau tidur satu ranjang dengan mu tau :P”
“kalau begitu kau tidur di sofa sana ! “ ucap L ketus
“kau ... hiss “ suzy kesal sambil mengambil selimut dan
bantal menuju sofa
“....”
AUTHOR POV
Sunyi melanda kamar myungzy. Suzy yang awalnya tenang
tenang saja kini mulai ketakutan karena ketenangan dalam kegelapan itu menyelimutinya.
Ia tak bisa tidur sama sekali L yang mulai terganggu dengan kebisingan yang
dibuat oleh suzy mulai kesal dan beranjak dari tidurnya dan menghampiri suzy.
Ia melihat suzy yang bergerak gerak dalam selimut dan melihati itu seperti
sebuah atraksi yang sangat menyenangkan menurutnya. Kemudian L segera
menggendong suzy tanpa basa basi dan suzy yang kaget pun berteriak secara
spontan.
“ya tenanglah ini aku” ucap L sedikit pelan seperti
sedang berbisik
“suzy yang mengenal suara itu pun terdiam”
Sesampainya di tempat tidur L menaruh suzy di atas tempat
tidur tepat di sebelahnya dan ia pun tidur di sebelah suzy.
“kau beraninya menggendongku ha?” tanya suzy kesal
“tidurlah aku lelah” ucap L parau
“....”
KEESOKAN paginya 11.30
“Aaaaaaaaaaaaaaa” teriak suzy saat melihat jam menunjukan
pukul 11.30
“emmmm”
Suzy melihat ke sekeliling dan ia mendapati L sedang
memeluknya dan tertidur pulas. Suzy sedikit mengeluarkan semburat merah di
pipinya saat melihat tingkah L seperti
anak kecil. Suzy berusaha melepaskan lingkaran tanagn L yang ada di pinggangnya
namun sedikit susah karena L memeluknya dengan erat
“ya tuan kim yang terhormat bangunlah karena ini sudah
siang!” ucap suzy agak berbisik di telinga L
L yang medengar suara suzy seperti suara angin yang
berlalu hingga ia tak mau menghiraukan suara itu
“yyaaa L” teriak suzy membuat L terbangun dengan sekejap
“ya kau ini kenapa ha? Berisik sekali pagi pagi begini?”
“pagi? Pagi katamu ? kau tak melihat jam ha ? “ ucap suzy kesal sambil menunjuk ke
arah jam
“oh sudah siang ya?” ucap L dengan mudahnya sambil tidur
kembali
“ya pabo. Irona ! kita bisa di marahi oleh orang tua kita
tau”
“mereka tak akan memarahi kita”
“mwo? Waeyo ?”
“karena mereka berfikir kita sedang membuatkan cucu untuk
mereka “
“........ mwo ?” suzy yang baru conect segera bangkit
dari tempat tidur dan keluar dari kamar. Sedangkan L hanya tersenyum penuh
kepuasan
Suzy POV
“Huf huf huf dasar
namja mesum aku tak akan pernah lagi mau sekamar dengannya”
Aku segera mandi dan turun kebawah untuk bertemu dengan
orang tua ku dan mertua ku
“anyonghasimnika amma appa eommanim abunim “
“anyong “ ucap mereka serempak
“mana suamimu suzya?” tanya appa ku
“emm sepertinya dia masih ti....” kalimat ku terputus
“anyong semua : ucap L dengan tidak sopannya dan langsung
mengambil roti yang ada di meja makan
“kenapa kalian bangun kesiangan ? apa kalian berusaha
lagi ?” tanya appa mertua ku
“sepertinya begitu, mian kami jadi terlambat” ucap L
Aku sama sekali tak meengerti dengan apa yang diucapkan
ibu mertuaku dengan suami ku ini
“semoga saja berhasil ya. Agar kami segera melihat
malaikat kecil kami” ucap appa dan appa mertua ku
“uhuk uhuk uhuk” aku tersedah setelah menangkap apa yang
mereka bicarakan
“YEBO waeyo ? minumlah !” ucap L sok romantis padahal
sepertinya ia sedang mengejek ku dan ia memberi ku segalas air. Awalnya aku
mersa jantung ku berdetak tak karuan. Setelah aku merasa baikan aku segera
beranjak dari kursi ku dan pergi menuju kamar
Kim myung soo POV
Hahahha tawa ku dalam hati seakan puas dengan apa yang ku
lakukan pada istrinku itu
AND CAN YOU SMILE NIGA WON HA JANA NIGA BARA JANA (suara
Hp berbunyi benar itu Hp ku)
“From : minho
L apa kau mau berlibur ke puncak bulan depan ?
From : L
Emmm boleh
Setelah selesai makan aku berjalan jalan megelilingi
kompleks rumah ku
SATU BULAN KEMUDIAN
Author pov
“ya suzy palli !” teriak L
“Emmmmm camkaman !“ ucap suzy sambil membawa koper dari
lantai 2
L yang melihat istrinya membawa koper + ransel untuk
mendaki hanya menggeleng gelengkan kepala saja
“ya, kau mau mendaki atau pindah rumah ha?”
“tentu saja mendaki tapi aku memerlukan semua ini tahu”
“tinggalkan itu dan ayo kita pergi” ucap L sambil menarik
tangan suzy dan meninggalkan koper itu di tangga. Mereka segera berpamitan pada
keluarga dan segera bergegas menggunakan mobil.
“ya, kenapa kau meniggalkan koper ku ha?”
“...”
‘yaaaaaa”
“bisakah kau tenang karena aku sedang mengemudi tau”
“....”
Kemudian mereka sampai di tempat yang dijanjikan dan di
sana telah menunggu minsull dan sebuah bis besar
“ ya palli kita sudah terlambat “ teriak minho
“emmm” jawab L
Kemudian mereka naik ke atas bis dan meninggalkan mobil
mereka di tempat penitipan mobil
“apa kalian tidak ada yang ketinggalan ? “ tanya sulli
“anni” “ne” jawab myungzy bersamaan
“jadi” tanya minsull pun bersamaan
“anni” jawab L tegas smabil menatap mata suzy tajam. Suzy
haya terdiam bukan karena takut tapi jantungnya kembali berdetak
6 jam perjalanan yang mereka tempuh dari seoul menuju
gunung yang ada di busan akhirnya mereka sampai dan mereka segera menuju ke
penginapan dan memesan kamar
“kamar 2” ucap minho
“baik” ucap sang kasir sambil memberi kunci kamar
“ya ayo kita tidur aku sangat lelah” ucap minho
“aku tidur dengan sulli “ ucap suzy
“mwo?” tanya minho
“karena kalian belum menikah jadi kalian dilarang tidur
sekamar ara?” ucap suzy sambil berlari setelah mengambil kunci kamarnya
KEESOKAN HARINYA
“apa kalian siap utuk mendaki ?” tanya sulli gembira
“tentuuuu” teriak minho dan suzy
“L apa kau siap?” tanya minho
“emmm”
“khaja” teriak sulli
.
.
.
.
.
.
.
“aku lelah bisakah kita istirahat sebentar ?” keluh para
yeogja itu
“ya minhoya kenapa dari tadi kita belum sampai sekarang
matahari tepat di atas kepala kita dan kita belum sampai juga?” tanya suzy
kesal
“iya oppa kenapa kita belum sampai juga bukannya hanya 2
jam ya seharusnya kita sudah ada di puncak?” tanya sulli
“emm seharusnya tapi entah kenapa kita tak sampai sampai?
Padahal aku mengikuti petunjuk dan melihat kompas dengan benar” ucap minho
“kompas?” ucap L spontan
“waeyo?” tanya semanya
“mana kompasnya?” minnta L
“..” MINHO MEMBERIKAN KOMPAS TANPA BANYAK BICARA
“HHHHIIIIISSSTTTTTTTTTT, sudah ku duga “ umpat L
“Waeyo?” tanya semua penasaran
“kompas ini rusak pantas kita salah arah”
“mwo?” semua
“lla..la..lalu bagaimana kita bisa kembali ?” tanya sulli
mulai sedih
“...” suzy hanya memeluk kakinya seperti sangat
kettakutan L yang melihat suzy seperti itu seperti ada pisau yang menusuk
jantungnya
“kita cari jalan keluar secara terpisah dan saat ada di
antara kita yang menemukan jalan keluar segera kembali kesini dan memberi tanda
ok?” usul L
“B..Baik” jawab minhho
“jadi apa kita akan berpasangan?” tanya minho
“emmm. Aku akan pergi dengan suzy” jawab L
“ok kita berpencar sekarang” ucap minho sambil
menggandeng sulli
“apa kau tak mau pergi?” tanya L pada suzy
“emmm” jawab suzy lemas sambil berjalan mendahului L. L
yang berjalan cepat pun segera merangkul suzy dari belakang agar suzy merasa sedikit
tenang
Matahari semakin menghilang dan tak satupun dari mereka
menemukan jalan keluar. Hari semakin larut dan myungzy pun menemukan sebuah
gubuk yang tak berpenghuni akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat di sana
di tambah langit mulai tak bersahabat
“emm L apa kita akan keluar dari sini dengan selamat?”
tanya suzy sendu
“tentu jadi sebaiknya kau beristirahatlah aku segera
membuatkan api agar ruangan ini hangat” jawab L menenangkan suzy
“...”
‘...”
“....”
“weyo ? “ tanya L
“Anni” jawab suzy singkat
“gurom tidurlah besok kita akn melakukan perjalanan lagi”
perintah L
“Bisakah kau tidur di samping ku?” tanya suzy
“wheyo? Kau takut?” tanya L
“emmmm” jawab suzy sangat pasrah
“araso”
Mereka pun tidur bersama entah setan apa yang merasuki L
ia menciumi sang istri dan entah ada apa dengan suzy ia hanya menerima
perlakuan dari sang suami. Mereka melakukannya bersama hingga ke tahap
yang.....(ya seperti biasa bagian ini saya secret ya araso?)
Keesokan paginya
Kim myung soo
“hiks hiks hiks” aku mendengar suara seseorang menangis
dengan sergap aku segera bangun dari tidur dan mendapati suzy sedang menagis di
samping ranjang dengan pakaian yang tak lengkap dan hanya tertutupi selembar
selimutnya. Aku segera bangun dan mendekati suzy
“ya waeyo?” tanya ku sambil menyentuh kedua bahu suzy
“lepaskan !” teriak suzy sambil melepas paksa tangan ku
dari bahunya
“ya waeyo?”
“hiks hiks hiks”
“ya bae suzy degaweire?”
“hiks hiks hiks kau tau apa yang kau lakukan pada ku ?
ha? Kau tau?” teriak suzy kesal
“....” tanpa banyak bertanya aku mengerti apa yang
dimaksud dengan suzy
“ya kenapa kau diam ha? Kau tau aku hanya akan memberikan
harta berharga ku untuk kim myung soo oppa ku ? kau tau ?” teriak suzy kesal
“...” aku sangat kaget saat tau jika ia masih saja
mengingat myungsoo walau myungsoo yang diinginkan suzy adalaha aku tetap saja
aku merasa bersalah. Aku melihat ada bercak darah di kasur tempat kami tidur
semalam. Aku benar benar merasa bersalah
------------------------------------------------------------TBC--------------------------------------------------------------
Sekian dulu ya cinggu. Mohon komentar dan likenya ya. Satu like dari
kalian adalah sebuah harta yang berharga
bagi ku untuk menghidupkan FF ini. Dan komentar kalian menyempurnakan cerita ku
ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar