Sabtu, 31 Mei 2014

My Truel Love



PART 6
Tittle               : My True Love
Author            : Netraning tyas / Kim thyas
Genre              : Romance and family
Cast                 : Kim myungsoo, Bae suzy, Choi minho, Choi sulli
Annyong aku kembali lagi J selamat membaca ya J Eitttsss jangan lupa RCL nya okokok
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kim myungsoo POV
Aku mengambil paksa cincin yang bertengger di kalung suzy dan membuangnya di danau. Tapi sebenarnya aku tak membuangnya aku hanya menyembunyikannya di dalam tangan ku lalu aku pergi meninggalkan istri ku di danau yang sambil mencari cincin itu.

“kau? Gomawo” ucap suzy tersenyum
L  kemudian memeluk suzy. Suzy terlihat kaget dan berusaha melepaskan pelukannya namun L menahannya “ kumohon sekali ini saja aku ingin memeluk istri ku”. Suzy terbelalak kaget mendengar ucapan L dan ia membiarkannya tetap memeluknya. Beberapa menit telah berlalu L melepaskan pelukannya dan ia mulai menatap mata suzy dengan tajam
“a...ada apa ? kenapa kau menatap ku seperti itu?”
“kau masih cantik seperti dulu. Cantik seperti putri “
“.......” suzy bingung dengan ucapan L namun otaknya kembali berputar ke waktu dimana ia bertengkar dengan pria ini.

Bae suzy POV
FLASHBACK
“k..kau?? ya mana kalung ku ?” tanya suzy kesal pada L
“bisakah kau tak berteriak saat  di dekat ku? Dulu kau sangat lembut ?”
FLASHBACK FINISH

Kalimat itu terus berputar di otaknya. Dan sekarang iya juga bilang “kau masih cantik seperti dulu. Cantik seperti putri “. “Sebenarnya siapa namja ini kenapa ia mengucapkan kalimat kalimat yang membuat ku bingung?” tanya suzy dalam hati.

“ehemmm..” L bedehem
“aa... ada apa?”
“apa kau melamun? Atau melihat wajah ku yang tampan ini?”
“kau PD sekali. Huh “ suzy membuang mukanya
L kemudian menyentuh dagu suzy dan mengarahkan pada nya “aku kan sudah bilang aku ingin melihat wajah mu jadi kau jangan melihat kearah lain”
“memang kau siapa huh?”
“aku ? tentu saja aku suami mu”
“kauuuu...”
L kemudian menyentuh tangan suzy dan menatap tajam mata suzy
“suzy apa kau tak mengingat ku?”
“mwo?”
“apa kau tak mengingat ku?”
“apa maksud mu ?”
“lihatlah wajah ku baik baik!”
“............”
“apa kau sudah mengingat ku ?”
“kau gila kita ini baru bertemu beberapa bulan dan kau menyuruh ku mengingat mu? Tentu saja aku ingat dasar pabo”
“jadi kau tak mengingat ku ya? Hanya nama ku saja yang kau ingat tapi wajah ku sama sekali tak kau ingat?” L terlihat sangat sedih dan mulai menidurkan dirinya di kasur sambil membelakangi suzy
“........” suzy terdiam dan mengikuti L ke alam mimpinya
KEESOKAN PAGINYA
Bae Suzy POV
Mata ku mulai mengerjab ngerjab karena matahari yang menembus ke kamar ku. Aku mendengar seseorang berbicara dan menyentuh kening ku. Lalu aku berusaha untuk sadar dan saat sadar aku melihat wajah suamiku dengan dekatnya dan dengan bertelanjang dada sepertinya dia baru selesai mandi karena rambutnya masih basah “Tampan”. Itulah kalimat yang keluar dari mulut ku tanpa aku sadari.
“mwo?” tanya L
“.....”
“kau bilang aku tampan ?”
“.....”
“hehehe bangun lah ini sudah siang kita harus segera kembali ke seoul !”
“...”
L segera pergi dari ranjang dan bersiap siap, tapi aku masih terbengong melihat apa yang ada di hadapan ku tadi.
Beberapa detik kemudian aku sadar dan berlari ke kamar mandi. Saat aku selesai mandi aku tak melihat L di kamar ini dan bahkan aku tak melihat ada koperku di ruanagn ini hanya pakaian yang akan aku kenakan saja yang tersedia di atas tempat tidur. Lalu aku segera memakai pakaian ku dan turun mencari minsull dan L.
“suzy kenapa lama sekali ayo kita berangkat kita sudah terlambat” teriak sulli
“ya suzy palli!” teriak minho
“Aku tak melihat L di sana kemana dia?” tanya ku bingung
“ya suzy palli kita ke bandara !”
“ya bisakah kalian cepat aku sudah bosan di sini.!” Teriak L
“....” suzy terkaget mendengar suara L, karna sedari tadi ternyata ia ada di bangku pengemudi.
Sesampainya di bandara inceon myungzy dan minsull memisahkan diri. Myungsy segera menaiki mobil pribadi utusan orang tua L dan segera menuju rumahnya. Sesampainya di rumah ia mendapat sambutan dari orang tua dan mertuanya.
“ya kalian akhirnya pulang juga “ sambut Ny. Kim di rumahnya(ya myungzy akan tinggal di rumah ini)
“eomma aku lelah bisakah aku tidur dulu ?” ucap L
“emmm dasar anak nakal tidur sana !”
“ya suzy apa kalian berhasil membuatkan kami cucu?” tanya ibu suzy
“aaaa?”
“kenapa ? berhasilkan ?”
“aku tidak tau bu bisakah kalian bertanya nanti setelah aku istirahat ?”
“ya baiklah pergi sana!”
Dasar L pabo ternyata ia tau kalau mereka akan menanyakan hal ini makanya ia bilang jika ia akan beristirahat duluan dasar namja pabo pabo pabo. Sesampai ku di kamar aku melihat L sedang duduk di kasur berukuran king zize sambil membaca komik.
“ya kau sengaja membiarkan ku menangani pertanyaan mereka itu kan?”
“...”
“ya L? Jawab aku !”
“....”
“yaa...” teriak suzy sambil menaiki tempat tidur itu dan mendekati L
“emmm. Itu karena aku malas menjawab pertanyaan mereka”
“apa lalu kau membuat ku yang menjawabnya?”
“tentu”
“whe?”
“karena kau yang tak mau melakukan itu dengan ku makanya kau yang harus bertanggung jawab”
“......” suzy merasa malu saat L membahas tentang  ITU di depannya dan mulai salah tingkah
“apa kau hanya akan diam di situ ?” tanya L sambil menutup komiknya dan mematikan lampu
“ya, kau ini seenaknya saja mematikan lampu. Aku belum tidur tau” ucap zuzy kesal
“kalau begitu cepatlah tidur karena aku sangat lelah, perjalanan yang begitu panjang”
“aku tak mau tidur satu ranjang dengan mu tau :P”
“kalau begitu kau tidur di sofa sana ! “ ucap L ketus
“kau ... hiss “ suzy kesal sambil mengambil selimut dan bantal menuju sofa
“....”

AUTHOR POV
Sunyi melanda kamar myungzy. Suzy yang awalnya tenang tenang saja kini mulai ketakutan karena ketenangan dalam kegelapan itu menyelimutinya. Ia tak bisa tidur sama sekali L yang mulai terganggu dengan kebisingan yang dibuat oleh suzy mulai kesal dan beranjak dari tidurnya dan menghampiri suzy. Ia melihat suzy yang bergerak gerak dalam selimut dan melihati itu seperti sebuah atraksi yang sangat menyenangkan menurutnya. Kemudian L segera menggendong suzy tanpa basa basi dan suzy yang kaget pun berteriak secara spontan.
“ya tenanglah ini aku” ucap L sedikit pelan seperti sedang berbisik
“suzy yang mengenal suara itu pun terdiam”
Sesampainya di tempat tidur L menaruh suzy di atas tempat tidur tepat di sebelahnya dan ia pun tidur di sebelah suzy.
“kau beraninya menggendongku ha?” tanya suzy kesal
“tidurlah aku lelah” ucap L parau
“....”

KEESOKAN paginya 11.30
“Aaaaaaaaaaaaaaa” teriak suzy saat melihat jam menunjukan pukul 11.30
“emmmm”
Suzy melihat ke sekeliling dan ia mendapati L sedang memeluknya dan tertidur pulas. Suzy sedikit mengeluarkan semburat merah di pipinya  saat melihat tingkah L seperti anak kecil. Suzy berusaha melepaskan lingkaran tanagn L yang ada di pinggangnya namun sedikit susah karena L memeluknya dengan erat
“ya tuan kim yang terhormat bangunlah karena ini sudah siang!” ucap suzy agak berbisik di telinga L
L yang medengar suara suzy seperti suara angin yang berlalu hingga ia tak mau menghiraukan suara itu
“yyaaa L” teriak suzy membuat L terbangun dengan sekejap
“ya kau ini kenapa ha? Berisik sekali pagi pagi begini?”
“pagi? Pagi katamu ? kau tak melihat jam  ha ? “ ucap suzy kesal sambil menunjuk ke arah jam
“oh sudah siang ya?” ucap L dengan mudahnya sambil tidur kembali
“ya pabo. Irona ! kita bisa di marahi oleh orang tua kita tau”
“mereka tak akan memarahi kita”
“mwo? Waeyo ?”
“karena mereka berfikir kita sedang membuatkan cucu untuk mereka “
“........ mwo ?” suzy yang baru conect segera bangkit dari tempat tidur dan keluar dari kamar. Sedangkan L hanya tersenyum penuh kepuasan

Suzy POV
“Huf huf huf  dasar namja mesum aku tak akan pernah lagi mau sekamar dengannya”
Aku segera mandi dan turun kebawah untuk bertemu dengan orang tua ku dan mertua ku
“anyonghasimnika amma appa eommanim abunim “
“anyong “ ucap mereka serempak
“mana suamimu suzya?” tanya appa ku
“emm sepertinya dia masih ti....”  kalimat ku terputus
“anyong semua : ucap L dengan tidak sopannya dan langsung mengambil roti yang ada di meja makan
“kenapa kalian bangun kesiangan ? apa kalian berusaha lagi ?” tanya appa mertua ku
“sepertinya begitu, mian kami jadi terlambat” ucap L
Aku sama sekali tak meengerti dengan apa yang diucapkan ibu mertuaku dengan suami ku ini
“semoga saja berhasil ya. Agar kami segera melihat malaikat kecil kami” ucap appa dan appa mertua ku
“uhuk uhuk uhuk” aku tersedah setelah menangkap apa yang mereka bicarakan
“YEBO waeyo ? minumlah !” ucap L sok romantis padahal sepertinya ia sedang mengejek ku dan ia memberi ku segalas air. Awalnya aku mersa jantung ku berdetak tak karuan. Setelah aku merasa baikan aku segera beranjak dari kursi ku dan pergi menuju kamar

Kim myung soo POV
Hahahha tawa ku dalam hati seakan puas dengan apa yang ku lakukan pada istrinku itu
AND CAN YOU SMILE NIGA WON HA JANA NIGA BARA JANA (suara Hp berbunyi benar itu Hp ku)
“From : minho
L apa kau mau berlibur ke puncak bulan depan ?

From : L
Emmm boleh

Setelah selesai makan aku berjalan jalan megelilingi kompleks rumah ku

SATU BULAN KEMUDIAN
Author pov
“ya suzy palli !” teriak L
“Emmmmm camkaman !“ ucap suzy sambil membawa koper dari lantai 2
L yang melihat istrinya membawa koper + ransel untuk mendaki hanya menggeleng gelengkan kepala saja
“ya, kau mau mendaki atau pindah rumah ha?”
“tentu saja mendaki tapi aku memerlukan semua ini tahu”
“tinggalkan itu dan ayo kita pergi” ucap L sambil menarik tangan suzy dan meninggalkan koper itu di tangga. Mereka segera berpamitan pada keluarga dan segera bergegas menggunakan mobil.
“ya, kenapa kau meniggalkan koper ku ha?”
“...”
‘yaaaaaa”
“bisakah kau tenang karena aku sedang mengemudi tau”
“....”
Kemudian mereka sampai di tempat yang dijanjikan dan di sana telah menunggu minsull dan sebuah bis besar
“ ya palli kita sudah terlambat “ teriak minho
“emmm” jawab L
Kemudian mereka naik ke atas bis dan meninggalkan mobil mereka di tempat penitipan mobil
“apa kalian tidak ada yang ketinggalan ? “ tanya sulli
“anni” “ne” jawab myungzy bersamaan
“jadi” tanya minsull pun bersamaan
“anni” jawab L tegas smabil menatap mata suzy tajam. Suzy haya terdiam bukan karena takut tapi jantungnya kembali berdetak

6 jam perjalanan yang mereka tempuh dari seoul menuju gunung yang ada di busan akhirnya mereka sampai dan mereka segera menuju ke penginapan dan memesan kamar
“kamar 2” ucap minho
“baik” ucap sang kasir sambil memberi kunci kamar
“ya ayo kita tidur aku sangat lelah” ucap minho
“aku tidur dengan sulli “ ucap suzy
“mwo?” tanya minho
“karena kalian belum menikah jadi kalian dilarang tidur sekamar ara?” ucap suzy sambil berlari setelah mengambil kunci kamarnya

KEESOKAN HARINYA
“apa kalian siap utuk mendaki ?” tanya sulli gembira
“tentuuuu” teriak minho dan suzy
“L apa kau siap?” tanya minho
“emmm”
“khaja” teriak sulli
.
.
.
.
.
.
.
“aku lelah bisakah kita istirahat sebentar ?” keluh para yeogja itu
“ya minhoya kenapa dari tadi kita belum sampai sekarang matahari tepat di atas kepala kita dan kita belum sampai juga?” tanya suzy kesal
“iya oppa kenapa kita belum sampai juga bukannya hanya 2 jam ya seharusnya kita sudah ada di puncak?” tanya sulli
“emm seharusnya tapi entah kenapa kita tak sampai sampai? Padahal aku mengikuti petunjuk dan melihat kompas dengan benar” ucap minho
“kompas?” ucap L spontan
“waeyo?” tanya semanya
“mana kompasnya?” minnta L
“..” MINHO MEMBERIKAN KOMPAS TANPA BANYAK BICARA
“HHHHIIIIISSSTTTTTTTTTT, sudah ku duga “ umpat L
“Waeyo?” tanya semua penasaran
“kompas ini rusak pantas kita salah arah”
“mwo?” semua
“lla..la..lalu bagaimana kita bisa kembali ?” tanya sulli mulai sedih
“...” suzy hanya memeluk kakinya seperti sangat kettakutan L yang melihat suzy seperti itu seperti ada pisau yang menusuk jantungnya
“kita cari jalan keluar secara terpisah dan saat ada di antara kita yang menemukan jalan keluar segera kembali kesini dan memberi tanda ok?” usul L
“B..Baik” jawab minhho
“jadi apa kita akan berpasangan?” tanya minho
“emmm. Aku akan pergi dengan suzy” jawab L
“ok kita berpencar sekarang” ucap minho sambil menggandeng sulli
“apa kau tak mau pergi?” tanya L pada suzy
“emmm” jawab suzy lemas sambil berjalan mendahului L. L yang berjalan cepat pun segera merangkul suzy dari belakang agar suzy merasa sedikit tenang
Matahari semakin menghilang dan tak satupun dari mereka menemukan jalan keluar. Hari semakin larut dan myungzy pun menemukan sebuah gubuk yang tak berpenghuni akhirnya mereka memutuskan untuk beristirahat di sana di tambah langit mulai tak bersahabat
“emm L apa kita akan keluar dari sini dengan selamat?” tanya suzy sendu
“tentu jadi sebaiknya kau beristirahatlah aku segera membuatkan api agar ruangan ini hangat” jawab L menenangkan suzy
“...”
‘...”
“....”
“weyo ? “ tanya L
“Anni” jawab suzy singkat
“gurom tidurlah besok kita akn melakukan perjalanan lagi” perintah L
“Bisakah kau tidur di samping ku?” tanya suzy
“wheyo? Kau takut?” tanya L
“emmmm” jawab suzy sangat pasrah
“araso”
Mereka pun tidur bersama entah setan apa yang merasuki L ia menciumi sang istri dan entah ada apa dengan suzy ia hanya menerima perlakuan dari sang suami. Mereka melakukannya bersama hingga ke tahap yang.....(ya seperti biasa bagian ini saya secret ya araso?)

Keesokan paginya
Kim myung soo
“hiks hiks hiks” aku mendengar suara seseorang menangis dengan sergap aku segera bangun dari tidur dan mendapati suzy sedang menagis di samping ranjang dengan pakaian yang tak lengkap dan hanya tertutupi selembar selimutnya. Aku segera bangun dan mendekati suzy
“ya waeyo?” tanya ku sambil menyentuh kedua bahu suzy
“lepaskan !” teriak suzy sambil melepas paksa tangan ku dari bahunya
“ya waeyo?”
“hiks hiks hiks”
“ya bae suzy degaweire?”
“hiks hiks hiks kau tau apa yang kau lakukan pada ku ? ha? Kau tau?” teriak suzy kesal
“....” tanpa banyak bertanya aku mengerti apa yang dimaksud dengan suzy
“ya kenapa kau diam ha? Kau tau aku hanya akan memberikan harta berharga ku untuk kim myung soo oppa ku ? kau tau ?” teriak suzy kesal
“...” aku sangat kaget saat tau jika ia masih saja mengingat myungsoo walau myungsoo yang diinginkan suzy adalaha aku tetap saja aku merasa bersalah. Aku melihat ada bercak darah di kasur tempat kami tidur semalam. Aku benar benar merasa bersalah

------------------------------------------------------------TBC--------------------------------------------------------------
Sekian dulu ya cinggu. Mohon komentar dan likenya ya. Satu like dari kalian adalah sebuah harta  yang berharga bagi ku untuk menghidupkan FF ini. Dan komentar kalian menyempurnakan cerita ku ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar