Jumat, 01 Agustus 2014

Ssangdungi miso :)



PART 1
Tittle               : TERSENYUMLAH SAUDARA KEMBAR KU
Author             : Netraning tyas / Kim thyas
Genre              : family
Cast                 : Jo twins and family
INI MERUPAKAN CERITA KE2 KU DAN KARENA AKU AUTOR BARU JADI MOHON BANTUANNYA…
----------------------------------------------------------------------------------------
“Eomma kapan kita akan weekend??? aku ingin jalan jalan ke jejung island.” Ucap kwangmin sambil memeluk manja pada eomma nya tersebut
“iya
 Anak ku kita akan segera pergi setelah appa mu pulang dari pekerjaannya, ok
“sungguh bu baiklah aku akan siap-siap dulu”
“ kwangmin jangan lupa beritahu hyungmu!!!” perintah sang eomma
“algeso..” jawab kwangmin sambil berlari kearah kamarnya dan sgera mencari saudara kembarnya itu.
“hyung bergegaslah kita akan weekend ke jeju island.”
“mwo??? Cinca???”
“ne cincayo.”
“aaaaaaaa” teriak youngmin sambil melompat-lompat di atas tempat tidurnya yang berukuran king size(di tujukan untuknya da kwangmin agar bias tidur bersama)
“Annyong.. aku pulang…” teriak appa jo tins dari arah pintu
“Annyong,kau sudah pulang suami ku??” jawab eomma jo twins sambil mengambil barang bawaan sang suami.
“ne. di mana anak-anak??”
“mereka seang menyiapkan barang-barang untuk berlibur”
“oh apa kau juga sudah menyiapkan barang-barang mu dan juga milik ku??
“oh tentu saja aku sudah menyiapkannya suami ku…”
“appa,cepat ayo kita pergi” ucap jo twins sambil memegang lengan sang ayah
“baiklah anak ku, kalau begitu bawa barang barang ini ke mobil kita ke inceon air port”
“neeeee….”
Kwangmin dan hyungnya mengangkat barang-barang ke mobil dan ibunya menyiapkan makanan sedangkan  sang ayah bersih bersih dan bersiap siap untuk pergi.
PENERBANGAN MENUJU JEJUNG ISLAN AKAN BERANGKAT SBENTAR LAGI DIHARAPKAN PARA PENUMPANG MENAIKI PESAWAT KOREAN AIR LINES MELALUI PINTU 3
Jo twins sekeluarga bergegas menaiki psawat..
PESAWAT LEPAS LANDAS
Di tengah perjalanan awan kelap menghadang dngan hujan yang menetes dengan deras. Tidak lama kemudian pesawat itu pun oleng dan jatuh kepermukaan pesawat terbelah menjadi 3 bagian. Jo twins sekeluarga selamat namun mereka di banjiri oleh darah yang kelat dan tak sadarkan diri. Batuan pun tiba mereka semua di bawa ke rumah sakit. Ayah jo twins telah sadarkan diri dan saat sadar ia mencari istri dan ke2 anaknya.
“dokter di mana istri dan anak ku??”
“maaf saya tidak begittu tau tapi cobalah anda mencari!!”
“arrgggg..” ayah youngmin memegang kepalanya yang terasa sakit akibat benturan tadi. Lalu tak lama kemudian ia melihat istrinya berdiri di depan pintu ICU dengan wajah yang sangat khawatir
“istriku..”
“suami ku.. hiks…hiks..hiks…”
“tenanglah,di mana anak kita?” ucap ayah sambil memeluk sang istri
“mereka di dalam mereka dalam keadaan yang kritis kata dokter jung”
“OMO…”
Akhirnya sang dokter keluar
“dokter jung bagai mana keadaan kedua anak ku???”
“mereka baik baik saja tapi sepertinya mereka belum sadarkan diri”
“cinca…?”
“ne..”
“aahh trimakasih tuhan.” Ucap ke2 ortu itu bersamaan
Lalu jo twins di bawa keluaar oleh beberapa prawat menuju ruang perawatan. Keesokan paginya youngmin terbangun dari tidurnya sang ibu yang melihat langsung berlari kea rah putranya itu dan memeluknya.
“youngmina gweuncana??”
“ne,eomma dimana kwangmina??” suara youngmin masih begitu lirih
“dia masih belum sadarkan diri sayang. Dia ada di sampingmu.”
Youngmin melihat kearah sampingnya dan di sana kwangmin sedang tertidur dengan wajah yang datar
“mana appa ???”
“appa mu sedang mencari makanan agar kau bias  makan,baiklah nak ibu akan pergi mengambil obat dulu kau istirahat saja ya!!”
Youngmin mengangguk tanda mengerti. Setelah sang ibu pergi ia turun dari tempat tidur dan menghampiri saudara kebarnya dan mengelus wajah kwangmin sambil menggenggam tangannya.
“ya kwangmina kenapa kau belum bangun. Padahal kau selalu marah-marah saat aku belum bangun di jam begini. Jadi bangunlah ayo bangun!!!”
Ucap youngmin lirih, ia merasa ada sesuatu yang mengganjil di hatinya tapi ia tak tau apa itu. Yang ia pikirkan sekarang adalah bagaimana caranya agar adiknya itu bangun. Lalu jari kwangmin bergerak perlahan
“ya kwangmin kau sudah bangun kau memang adik ku yang selalu mendengarkan apa yang aku katakana..”
Mata kwangmin mulai terbuka perlahan lahan. Setelah terbuka ia tetap diam saja youngmin yang melihatnya merasa bingung dan memanggi l nama kwangmin
“kwangmin kau dengar aku kau kenapa kuenapa kau diam saja???”
“youngmin hyung, kenapa? Kenapa?”
“kenapa apanya kau jangan buat aku khawatir kau kenapa??”
“keanapa kau mematikan lampunya hyung aku jadi tidak bias melihat wajah mu tau,aku juga takut kegelapan ini sangat gelap hyung ayo nyalakan lampunya agar aku bias melihat..!!1”
Youngmin terpatung mendengar apa yang di ucapkan adiknya
“hyung kau dengar aku hyung??? Aku takut ini gelap sekali…”
Youngmin tersadar dan ia menangis sambil melambai lambaikan tangannya di depan wajah kwangmin namun kwangmin seperti tak melihatnya. Youngmin berusaha keras untuk segera sadar dan akhirnya ia sadar bahwa adiknya tak dapat melihat ia buta..
“kwangmin…” suara youngmin terdengar parau dan ia juga bergetar
Kwangmin yang bingung akan sikap hyungnya pun bertanya “kau kenapa hyung aku menyuruh mu untuk menyalakan lampu…”  kwangmin mulai kesal karena hyungnya tidak juga menyalakan lampu
“kwangmina….. kau benar benar tak bias melihat ku?? Kau sungguh sungguh???”
Kwangmin bingung atas ucapan hyungnya tapi karena otaknya yang sangat cepat untuk conection akhirnya ia mengerti apa yang terjadi.. ia menangis tertunduk dan dengan wajah yang kaku.
“hyung apa aku buta??”
Youngmin semakin keras menangis ia menngis sambil memeluk kwangmin
“hyung jawab aku hyung, apa aku buta?? JAWAB HYUNG..!!!”
Kwangmin berteriah histeris. Dan youngmin yang melihatnya semakin khawatir ia memeluk erat adiknya itu agar sedikit tenang. Dan usahnya beshasil kwangmin sedikit tenang dan tidak lagi berteriak dan memberontak lagi.. si kembar ini terdiam seribu bahasa sampai akhirnya ke2 ortu mereka kembali.
“aaa kwangmina kau sudah sadar saying…?” teriak sang eomma yang kemudian memeluk putranya itu.
Tapi sang ibu heran kenapa ke2 putranya tidak menjawab apa yg iatanyakan dan kenapa suasananya terasa sangat dingin
“ada apa ini kenapa dengan kalian ber2??”
“ibu…” suara kwangmin sangat lirih
“ada apa saying apa yang kau rasakan???”
“ibu aku tidak bias melihat mu bu. Ini sangat gelap aku takut bu aku takut gelap aku tidak bias melihat kalian semua”
ibu kwangmin akhirnya sadar begitu juga dengan sang ayah mereka sadar bahwa sang anak tidak dapat melihat. Sang ibu memeluk erat putranya sambil menenangkannya tapi ia malah menangis.
BEBERAPA MINGGU KEMUDIAN KELUARGA JO KEMBALI KE RUMAH
“Selamat dating kembali putraku “
“istriku apa kau sudah siapkan makanan untuk kedua anak kita?”
“aaa tentu saja aku juga membuatkan tteokkbokki..”
“ahh benarkah eomma. Kami sudh lapar ayo kita makan!!” teriak youngmin sambil memeluk bahu kwangmin
“kwangmin ayo kita makan ibu sudah membuatkan makanan kesukaan kita!!”
“baik hyung J
Youngmin menuntun sang adik ke dapur dan mendudukannya di sebelah dirinya
Setelah selesai makan kwangmin berjalan sendiri kea rah kamarnya.
“Brrraakkk…”
Semua orang melihat kearah sumber suara dan di sana mereka melihat kwangmin tersungkur di lantai. Yaungmin bergegas berlari kearah sang adik
“geuncana??”
“ne,geuncana iso”
Berminggu minggu kemudian
“BBBrrrraaagggg,prangggg,tttiiinnggg,tttuunggg”
Suara jatuh yag terdengar di kediaman jo. Tanpa waktu lama youngmin telah ada di sebelah kwangmin. Ia tau bahwa suara itu pasti brasal dari....
-------------------------------------------------TBC------------------------------------------------
Mohon RCLnya ya cingu. JEBAL

Tidak ada komentar:

Posting Komentar