PART 1
Tittle : TERSENYUMLAH SAUDARA KEMBAR KU
Author :
Netraning tyas / Kim thyas
Genre :
family
Cast :
Jo twins and family
INI
MERUPAKAN CERITA KE2 KU DAN KARENA AKU AUTOR BARU JADI MOHON BANTUANNYA…
----------------------------------------------------------------------------------------
“Eomma kapan kita akan weekend??? aku
ingin jalan jalan ke jejung island.” Ucap kwangmin sambil memeluk manja pada
eomma nya tersebut
“iya
Anak ku kita akan segera pergi setelah appa mu
pulang dari pekerjaannya, ok“
“sungguh bu baiklah aku akan siap-siap
dulu”
“ kwangmin jangan lupa beritahu
hyungmu!!!” perintah sang eomma
“algeso..” jawab kwangmin sambil
berlari kearah kamarnya dan sgera mencari saudara kembarnya itu.
“hyung bergegaslah kita akan weekend ke
jeju island.”
“mwo??? Cinca???”
“ne cincayo.”
“aaaaaaaa” teriak youngmin sambil
melompat-lompat di atas tempat tidurnya yang berukuran king size(di tujukan
untuknya da kwangmin agar bias tidur bersama)
“Annyong.. aku pulang…” teriak appa jo
tins dari arah pintu
“Annyong,kau sudah pulang suami ku??”
jawab eomma jo twins sambil mengambil barang bawaan sang suami.
“ne. di mana anak-anak??”
“mereka seang menyiapkan barang-barang untuk berlibur”
“mereka seang menyiapkan barang-barang untuk berlibur”
“oh apa kau juga sudah menyiapkan
barang-barang mu dan juga milik ku??
“oh tentu saja aku sudah menyiapkannya
suami ku…”
“appa,cepat ayo kita pergi” ucap jo
twins sambil memegang lengan sang ayah
“baiklah anak ku, kalau begitu bawa
barang barang ini ke mobil kita ke inceon air port”
“neeeee….”
Kwangmin dan hyungnya mengangkat
barang-barang ke mobil dan ibunya menyiapkan makanan sedangkan sang ayah bersih bersih dan bersiap siap
untuk pergi.
PENERBANGAN MENUJU JEJUNG ISLAN AKAN
BERANGKAT SBENTAR LAGI DIHARAPKAN PARA PENUMPANG MENAIKI PESAWAT KOREAN AIR
LINES MELALUI PINTU 3
Jo twins sekeluarga bergegas menaiki
psawat..
PESAWAT LEPAS LANDAS
Di tengah perjalanan awan kelap
menghadang dngan hujan yang menetes dengan deras. Tidak lama kemudian pesawat
itu pun oleng dan jatuh kepermukaan pesawat terbelah menjadi 3 bagian. Jo twins
sekeluarga selamat namun mereka di banjiri oleh darah yang kelat dan tak
sadarkan diri. Batuan pun tiba mereka semua di bawa ke rumah sakit. Ayah jo
twins telah sadarkan diri dan saat sadar ia mencari istri dan ke2 anaknya.
“dokter di mana istri dan anak ku??”
“maaf saya tidak begittu tau tapi
cobalah anda mencari!!”
“arrgggg..” ayah youngmin memegang
kepalanya yang terasa sakit akibat benturan tadi. Lalu tak lama kemudian ia
melihat istrinya berdiri di depan pintu ICU dengan wajah yang sangat khawatir
“istriku..”
“suami ku.. hiks…hiks..hiks…”
“tenanglah,di mana anak kita?” ucap
ayah sambil memeluk sang istri
“mereka di dalam mereka dalam keadaan
yang kritis kata dokter jung”
“OMO…”
Akhirnya sang dokter keluar
“dokter jung bagai mana keadaan kedua
anak ku???”
“mereka baik baik saja tapi sepertinya
mereka belum sadarkan diri”
“cinca…?”
“ne..”
“aahh trimakasih tuhan.” Ucap ke2 ortu
itu bersamaan
Lalu jo twins di bawa keluaar oleh
beberapa prawat menuju ruang perawatan. Keesokan paginya youngmin terbangun
dari tidurnya sang ibu yang melihat langsung berlari kea rah putranya itu dan
memeluknya.
“youngmina gweuncana??”
“ne,eomma
dimana kwangmina??” suara youngmin masih begitu lirih
“dia masih belum sadarkan diri sayang. Dia ada di
sampingmu.”
Youngmin melihat kearah sampingnya dan
di sana kwangmin
sedang tertidur dengan wajah yang datar
“mana appa ???”
“appa mu sedang mencari makanan agar
kau bias makan,baiklah nak ibu akan
pergi mengambil obat dulu kau istirahat saja ya!!”
Youngmin mengangguk tanda mengerti.
Setelah sang ibu pergi ia turun dari tempat tidur dan menghampiri saudara
kebarnya dan mengelus wajah kwangmin sambil menggenggam tangannya.
“ya kwangmina kenapa kau belum bangun.
Padahal kau selalu marah-marah saat aku belum bangun di jam begini. Jadi
bangunlah ayo bangun!!!”
Ucap youngmin lirih, ia merasa ada
sesuatu yang mengganjil di hatinya tapi ia tak tau apa itu. Yang ia pikirkan
sekarang adalah bagaimana caranya agar adiknya itu bangun. Lalu jari kwangmin
bergerak perlahan
“ya kwangmin kau sudah bangun kau
memang adik ku yang selalu mendengarkan apa yang aku katakana..”
Mata kwangmin mulai terbuka perlahan
lahan. Setelah terbuka ia tetap diam saja youngmin yang melihatnya merasa
bingung dan memanggi l nama kwangmin
“kwangmin kau dengar aku kau kenapa
kuenapa kau diam saja???”
“youngmin hyung, kenapa? Kenapa?”
“kenapa apanya kau jangan buat aku
khawatir kau kenapa??”
“keanapa kau mematikan lampunya hyung
aku jadi tidak bias melihat wajah mu tau,aku juga takut kegelapan ini sangat
gelap hyung ayo nyalakan lampunya agar aku bias melihat..!!1”
Youngmin terpatung mendengar apa yang
di ucapkan adiknya
“hyung kau dengar aku hyung??? Aku
takut ini gelap sekali…”
Youngmin tersadar dan ia menangis
sambil melambai lambaikan tangannya di depan wajah kwangmin namun kwangmin
seperti tak melihatnya. Youngmin berusaha keras untuk segera sadar dan akhirnya
ia sadar bahwa adiknya tak dapat melihat ia buta..
“kwangmin…” suara youngmin terdengar parau dan ia juga bergetar
“kwangmin…” suara youngmin terdengar parau dan ia juga bergetar
Kwangmin yang bingung akan sikap
hyungnya pun bertanya “kau kenapa hyung aku menyuruh mu untuk menyalakan
lampu…” kwangmin mulai kesal karena
hyungnya tidak juga menyalakan lampu
“kwangmina….. kau benar benar tak bias
melihat ku?? Kau sungguh sungguh???”
Kwangmin bingung atas ucapan hyungnya
tapi karena otaknya yang sangat cepat untuk conection akhirnya ia mengerti apa
yang terjadi.. ia menangis tertunduk dan dengan wajah yang kaku.
“hyung apa aku buta??”
Youngmin semakin keras menangis ia
menngis sambil memeluk kwangmin
“hyung jawab aku hyung, apa aku buta??
JAWAB HYUNG..!!!”
Kwangmin berteriah histeris. Dan
youngmin yang melihatnya semakin khawatir ia memeluk erat adiknya itu agar
sedikit tenang. Dan usahnya beshasil kwangmin sedikit tenang dan tidak lagi
berteriak dan memberontak lagi.. si kembar ini terdiam seribu bahasa sampai
akhirnya ke2 ortu mereka kembali.
“aaa kwangmina kau sudah sadar
saying…?” teriak sang eomma yang kemudian memeluk putranya itu.
Tapi sang ibu heran kenapa ke2 putranya
tidak menjawab apa yg iatanyakan dan kenapa suasananya terasa sangat dingin
“ada apa ini kenapa dengan kalian
ber2??”
“ibu…” suara kwangmin sangat lirih
“ada apa saying apa yang kau
rasakan???”
“ibu aku tidak bias melihat mu bu. Ini sangat gelap aku takut bu aku takut gelap aku tidak bias melihat kalian semua”
ibu kwangmin akhirnya sadar begitu juga dengan sang ayah mereka sadar bahwa sang anak tidak dapat melihat. Sang ibu memeluk erat putranya sambil menenangkannya tapi ia malah menangis.
“ibu aku tidak bias melihat mu bu. Ini sangat gelap aku takut bu aku takut gelap aku tidak bias melihat kalian semua”
ibu kwangmin akhirnya sadar begitu juga dengan sang ayah mereka sadar bahwa sang anak tidak dapat melihat. Sang ibu memeluk erat putranya sambil menenangkannya tapi ia malah menangis.
BEBERAPA MINGGU KEMUDIAN KELUARGA JO
KEMBALI KE RUMAH
“Selamat dating kembali putraku “
“istriku apa kau sudah siapkan makanan
untuk kedua anak kita?”
“aaa tentu saja aku juga membuatkan
tteokkbokki..”
“ahh benarkah eomma. Kami sudh lapar
ayo kita makan!!” teriak youngmin sambil memeluk bahu kwangmin
“kwangmin ayo kita makan ibu sudah
membuatkan makanan kesukaan kita!!”
“baik hyung J “
Youngmin menuntun sang adik ke dapur
dan mendudukannya di sebelah dirinya
Setelah selesai makan kwangmin berjalan
sendiri kea rah kamarnya.
“Brrraakkk…”
Semua orang melihat kearah sumber suara
dan di sana mereka melihat kwangmin tersungkur di lantai. Yaungmin bergegas
berlari kearah sang adik
“geuncana??”
“ne,geuncana iso”
Berminggu minggu kemudian
“BBBrrrraaagggg,prangggg,tttiiinnggg,tttuunggg”
Suara jatuh yag terdengar di kediaman
jo. Tanpa waktu lama youngmin telah ada di sebelah kwangmin. Ia tau bahwa suara
itu pasti brasal dari....
-------------------------------------------------TBC------------------------------------------------
Mohon RCLnya ya cingu. JEBAL
Tidak ada komentar:
Posting Komentar